Celocid

aminefron.png

KOMPOSISI

Tiap vial mengandung:
Cefuroxime sebagai cefuroxime sodium 1 mg

INDIKASI

  • Infeksi saluran pernafasan bagian bawah: bronkitis akut dan kronik, bronkiektasis yang terinfeksi, pneumonia bakterial, abses paru dan infeksi pada toraks pascaoperasi.

  • Infeksi saluran kemih: pielonefritis akut dan kronik, sistitis, bakteriuria asimtomatik.

  • Infeksi jaringan lunak: selulitis, erisipelas, peritonitis dan infeksi luka.

  • Infeksi tulang dan sendi: osteomielitis.

  • Infeksi obstetri dan ginekologi: penyakit radang pelvis.

  • Gonore, terutama bila penisilin tidak cocok.

  • Infeksi lain: septikemia dan meningitis.

  • Profilaksis terhadap infeksi pada pembedahan abdominal, pelvis, ortopedi, jantung, paru, esofagus dan vaskular di mana risiko terhadap infeksi meningkat.

 

KONTRAINDIKASI

Penderita yang hipersensitif terhadap sefalosporin.

 

DOSIS DAN CARA PEMBERIAN

Dosis umum
Dewasa: 
Beberapa infeksi dapat diobati dengan pemberian dosis 750 mg tiga kali sehari dengan injeksi intramuskular atau intravena.
Untuk infeksi berat, dosis dapat ditingkatkan menjadi 1,5 gram tiga kali sehari secara intravena.

Bayi dan anak:
Dosis 30-100 mg/kg/hari diberikan dalam dosis terbagi 3 sampai 4 kali sehari.
Dosis lazim untuk sebagian besar infeksi adalah 60 mg/kg/hari.

Neonatus:
Dosis 30-100 mg/kg/hari diberikan sebagai dosis terbagi 2 atau 3 kali sehari.

Gonore:
Dosis tunggal 1,5 gram atau dapat diberikan suntikan dua kali 750 mg pada tempat yang berbeda.

Meningitis
Bayi dan anak:
150-250 mg/kg/hari intravena dalam dosis terbagi 3 sampai 4 kali sehari. Dosis ini diturunkan hingga 100 mg/kg/hari intravena setelah 3 hari atau telah terjadi perbaikan klinis.

Dewasa:
3 gram intravena setiap 8 jam.

Profilaksis
Dosis lazim adalah 1,5 gram intravena dengan induksi anestesi.
Untuk pembedahan ortopedi, pelvis dan abdominal dapat ditambah dengan dosis 750 mg pada 8 dan 16 jam berikutnya.
Untuk pembedahan vaskular, jantung, esofagus dan paru dapat ditambah dengan dosis 750 mg intramuskular tiga kali sehari selama 24-48 jam setelah pembedahan.

Dosis pada penderita gangguan fungsi ginjal
Dianjurkan untuk menurunkan dosis pemberian untuk mengimbangi penurunan ekskresi pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal.

 

PERHATIAN KHUSUS

  • Penderita yang pernah mengalami reaksi anafilaktik terhadap penisilin.

  • Penderita yang menerima dosis tinggi cephalosporine dan menggunakan diuretik poten (seperti furosemide) atau aminoglikosida karena kombinasi ini dapat mengakibatkan efek samping terhadap ginjal.

  • Pasien hamil dan menyusui.

  • Penderita dengan riwayat penyakit saluran cerna, terutama kolitis.

 

EFEK SAMPING

  • Gangguan saluran cerna: kolitis pseudomembranosa.

  • Reaksi hipersensitif: kemerahan pada kulit (maculopapular dan urtikaria), drug fever dan reaksi anafilaksis.

  • Gangguan hematologi: penurunan kadar hemoglobin, eosinofilia, leukopenia dan neutropenia.

  • Tromboflebitis mungkin terjadi setelah injeksi intravena.

 

KEMASAN

CELOCID® 750. Vial @ 750 mg

Head Office Titan Center 3rd Floor, Jalan Boulevard Bintaro Block B7/B1 No. 05 , Bintaro Jaya Sektor 7 Tangerang 15224, Indonesia

Tel. (+62-21) 7454 111  |  Fax. (+62-21) 7454 111

© 2020 Dexa Medica